Pesan Rosh Chodesh Cheshvan 5787, merupakan momentum untuk kembali mengingat kesetiaan Allah dalam perjalanan hidup setiap orang percaya. Pergantian bulan bukan sekadar perubahan waktu, melainkan kesempatan untuk merefleksikan penyertaan Tuhan, menyelesaikan musim yang telah berlalu dan mempersiapkan diri memasuki musim yang baru.
Cheshvan merupakan bulan kedelapan dalam kalender Ibrani yang membawa pesan tentang penyelesaian dan pembaruan. Ada hal-hal yang perlu dituntaskan, baik berupa mandat, assignment, maupun tanggung jawab yang telah dipercayakan Tuhan. Bulan ini juga menjadi momentum untuk membangun sistem yang baru dan merespons panggilan Tuhan untuk kembali kepada-Nya.
Setiap bulan dalam kalender Ibrani berhubungan dengan suku tertentu. Cheshvan dikaitkan dengan suku Manasye, yang membawa tema warisan dan keberlanjutan generasi. Melalui keterkaitan ini, terdapat tiga pesan utama yang menjadi fokus dalam memasuki bulan Cheshvan 5787:
- CLOSE THE DOOR – Menutup Pintu Masa Lalu
Pesan pertama dalam Rosh Chodesh bulan Cheshvan 5787 adalah Close the Door, yaitu menutup pintu terhadap hal-hal dari masa lalu yang sudah waktunya diselesaikan. Tidak hanya kesalahan di masa lalu, namun juga kita harus belajar melupakan keberhasilan dan kesuksesan di masa lalu.
Bulan Cheshvan menjadi momentum untuk menuntaskan musim yang lama agar dapat melangkah ke musim yang baru dengan hati yang siap. Dalam Yesaya 58:12, terdapat janji bahwa reruntuhan akan dibangun kembali dan dasar-dasar yang telah lama diletakkan akan dipulihkan. Pesan ini menegaskan bahwa bahkan di tengah brokenness atau kehancuran, Tuhan sanggup membangun sesuatu yang baru.
Ada otoritas dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan kepada umat-Nya untuk mengetahui kapan harus membuka dan menutup pintu. Karena itu, penting untuk memiliki kepekaan dalam membedakan hal-hal yang masih perlu dipertahankan dan hal-hal yang harus dilepaskan. Menutup pintu terhadap masa lalu bukan berarti menyangkal apa yang telah terjadi, melainkan menyelesaikannya dengan benar agar tidak menghalangi pekerjaan Tuhan di musim berikutnya.
- ADOPT THE NEXT GENERATION – Mengadopsi Generasi Berikutnya
Pesan kedua adalah Adopt the Next Generation, yaitu merangkul dan mempersiapkan generasi berikutnya untuk meneruskan warisan serta panggilan Tuhan. Warisan tidak hanya berbicara tentang sesuatu yang bersifat materi, tetapi juga mencakup warisan rohani, nilai-nilai Kerajaan Allah, karakter Kristus dan mandat yang t[elah dipercayakan kepada generasi sebelumnya.
Suku Manasye menjadi pengingat akan pentingnya menghargai warisan dan memastikan bahwa apa yang telah diterima tidak berhenti pada satu generasi saja. Generasi yang lebih dahulu berjalan bersama Tuhan memiliki tanggung jawab untuk membagikan nilai-nilai yang benar, memberikan kesempatan dan kepercayaan, serta menyediakan ruang bagi generasi berikutnya untuk bertumbuh dan menemukan panggilan mereka.
Merangkul generasi baru berarti menerima mereka sebagai bagian dari keluarga, membimbing mereka dengan kasih, dan memberikan kesempatan untuk mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan. Kita bukan sekadar mempersiapkan penerus, melainkan membangun generasi yang memiliki karakter, pemahaman dan kapasitas untuk melanjutkan apa yang Tuhan percayakan.
Warisan rohani harus dijaga dan diteruskan. Oleh karena itu, setiap generasi perlu mengambil bagian secara aktif dalam membangun hubungan antar generasi agar mandat Tuhan dapat terus berjalan dan menghasilkan buah yang berkelanjutan.
- RESTORE THE HEART – Memulihkan Hati
Pesan ketiga adalah Restore the Heart, yang menekankan bahwa pemulihan sejati harus dimulai dari hati yang kembali kepada Tuhan. Sebelum membangun sesuatu yang baru, setiap orang percaya perlu memberikan ruang bagi Tuhan untuk memeriksa, membersihkan dan memperbaharui hati.
Dalam konteks pelayanan, hal ini berarti memeriksa kembali motivasi di balik setiap pekerjaan yang dilakukan. Apakah pelayanan dijalankan dengan hati yang benar di hadapan Tuhan? Apakah terdapat kepahitan, luka atau kekecewaan yang masih mempengaruhi cara seseorang mengambil keputusan dan membangun hubungan dengan orang lain? Cheshvan menjadi momentum untuk kembali kepada Tuhan, melepaskan kepahitan, membereskan hal-hal yang belum selesai di dalam hati dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selaras dengan kehendak-Nya.
Pemulihan hati merupakan pondasi penting bagi keberlanjutan pelayanan. Ketika hati dipulihkan, seseorang dapat melangkah dengan motivasi yang benar, membangun hubungan yang sehat dan menjalankan panggilan Tuhan tanpa terus dibatasi oleh luka dari masa lalu.
THE MANASSEH LEGACY
Menjaga Warisan dan Mengambil Bagian dalam Kerajaan Allah
Warisan yang Tuhan percayakan perlu dijaga dengan kesungguhan agar kita tidak kehilangan bagian yang telah disediakan bagi kita dalam Kerajaan Surga. Warisan tersebut bukan hanya sesuatu yang diterima, melainkan juga tanggung jawab yang harus dipelihara, dikembangkan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
Generasi ke-5; Yusuf, Manasye dan Efraim, menjadi gambaran tentang pentingnya berjalan bersama dalam menerima dan mengambil bagian dalam warisan. Keduanya memiliki tempat dalam kelanjutan garis keturunan dan warisan keluarga Yusuf. Ini mengingatkan bahwa setiap generasi memiliki bagian dan tanggung jawab masing-masing dalam rencana Tuhan.
Karena itu, diperlukan kesadaran untuk tidak hanya berfokus pada bagian yang menjadi milik pribadi, tetapi juga membangun kesatuan agar warisan yang dipercayakan Tuhan dapat diteruskan. Generasi yang lebih dahulu dan generasi yang akan datang perlu berjalan bersama, saling menguatkan dan mengambil bagian dalam mandat Tuhan sesuai dengan porsi masing-masing.
Penutup
Bulan Cheshvan menjadi pengingat bahwa memasuki sesuatu yang baru tidak selalu dimulai dengan membangun dari awal. Terkadang, langkah pertama justru dimulai dengan menyelesaikan apa yang belum tuntas dalam hidup kita, melepaskan apa yang tidak berkenan dihadapan Tuhan dan mengizinkan Tuhan memulihkan bagian-bagian kehidupan yang telah mengalami kehancuran.
Pada saat yang sama, setiap orang percaya dipanggil untuk menjaga warisan rohani dan memastikan bahwa mandat Tuhan tidak berhenti pada generasinya sendiri. Dengan hati yang dipulihkan, pintu masa lalu yang telah ditutup dan kesiapan untuk berjalan bersama generasi berikutnya, kita dapat melangkah ke musim yang baru dengan kesiapan untuk mengerjakan apa yang Tuhan percayakan.
Cheshvan 5787 menjadi momentum untuk menyelesaikan musim yang lama, memulihkan hati dan menjaga warisan Tuhan agar panggilan-Nya terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya.


